Selasa, Oktober 20, 2009

tak pernah mampir....

Hanya beberapa hari tak menengok kebon, tahu-tahu mendapatkan buah pare montok ini sudah menguning terlalu matang, jatuh dari tangkainya, gugur....
Peristiwa menjadi tua tentu alamiah adanya...
Hanya yang menyesakkan dada, saya tidak sempat memperhatikan pertumbuhannya, tidak kober untuk membelai mengamatinya, sampai akhirnya dia menguning, membusuk....rindu belaian saya kah dia selama ini?
Saya jadi merasa bersalah.....

Rasa bersalah yang sama, juga saya rasakan saat mengingat bapak ibu kos saya? Lho, pare kok berhubungan dengan masa-masa kos?


Ceritanya, enam belas tahun yang lalu, saya pernah menjadi anak kos di ibukota ini...pemilik kos adalah sepasang Bapak Ibu sepuh yang mengisi hari pensiunnya dengan menyewakan kamar-kamar rumahnya. Hubungan baik terjalin antara saya dan sepasang kasepuhan itu. Hanya enam bulan saya menjadi penghuni kos, kemudian nasib membawa saya berpindah kemana-mana....
Pernah sesekali saya melewati rumah kos itu, tetapi saya tidak pernah mampir, karena selalu merasa terburu-buru dan khawatir mengganggu..

Sampai suatu siang di minggu yang lalu, saat suami dengan rombongan teman kantor melintas di daerah kos-kosan itu, dan melihat pemandangan penting, kemudian suami sms "sepertinya Bapak kos meninggal, terlihat banyak karangan bunga yang sudah layu di depan rumahnya!"....tersentak saya mendengarnya... oh, andai pas hari H saya mendengar berita itu...

Keesokan harinya, saya berusaha untuk ke sana. Saya dapati pintu pagar tertutup, terkunci. Tetangga depan rumah menerangkan, "Kosong, bu!, nanti sore baru anaknya datang ke situ!"..
"Oh, anak yang di Bintaro ya? Bagaimana dengan ibu kos? beliau sehat-sehat dan sekarang ikut anak di Bintaro, ya?" tebak saya.
"Lho, ibu kos malah sudah meninggal dua tahun yang lalu..."
Aaah...seharusnya saya memang dulu perlu sesekali mampir, bagaimanapun, meskipun hanya bapak ibu kos, meskipun hanya enam bulan, tetap menjadi bagian sejarah perjalanan hidup saya...


17 komentar:

Sekar Lawu mengatakan...

nyesalan selalu terlambat datangnya...

Ernut mengatakan...

@ayik: hiks!

~Srex~ mengatakan...

He-eh mbak,
Mereka jg merupakan bagian dari sejarah hidup, orang2 dari masa lalu kita.
Walau tak jumpa secara fisik, tak ada salahnya kita kenang....dan kita doakan selalu...seraya mengucap syukur dan terimakasih...
Ps; bapak-ibu kost ku di semarang jg sudah 'seda'...aku jg belum sempat niliki semasa sehatnya....

Arman mengatakan...

aduh... telat ya taunya... :(
tapi jangan menyesal lah...dibawa dalam doa aja...

Erik mengatakan...

Mungkin mbak Ernut lagi sibuk banget ya hingga lama gak mampir menjenguk..

Newsoul mengatakan...

Ya kadang ada banyak hal yang terlewatkan saat kita lama tak mampir. Seperti lompatan ruang dan waktu, ada hal yang datang dan pergi.

Ernut mengatakan...

@srex, arman, newsoul, erik: kadang kita abai dengan silaturahim :(

NanLimo mengatakan...

rajutlah selalu tali2 silaturrhim...
salam akrab dari Rantau Kuantan

Ernut mengatakan...

nanlimo: sangat setuju! thank you!

pelangi anak mengatakan...

Ass...hallouw Mbak, salam kenal yah.
Wah kisahnya mengharukan juja.

BTW, pada tahun 2006 saya juga pernah diajak silaturohmi lebaran ke sebuah rumah kos-kosan, dimana suami dulu pernah kos di sana sekitar 3 tahun. Kami juga sedikit terkejut ketika sang Ibu Kos menceritakan bahwa suaminya (Bpk. Kos), yang dulu katanya sangat menyayangi suami saya seperti anaknya sendiri, telah meninggal beberapa bulan sebelum kunjungan kami. Beliau malah minta maaf tidak sempat menghubungi suami karena sudah tidak memiliki kontak HP suami saya. Yang lebih memilukan lagi, ternyata Bpk yang budiman tersebut meninggal karena kecelakaan 'jatuh dari pohon', ketika sedang memanen buah melinjo di kebunya. Suami saya langsung menangis saat itu, saya pun tak bisa manahan haru dan akhirnya larut dalam duka yang mendalam.

Akhirnya, hanya doa-doa yang bisa kami berikan untuk beliau, yang telah menyebarkan kebaikan kepada sesama termasuk suami saya.

Wass....have a great day!

Ernut mengatakan...

@pelangi anak: wah kisahnya mengharukan juga, jadi tangis2an deh ya di tempat kos itu...

dyahsuminar mengatakan...

betul juga...
kadang kita lupa untuk silaturahmi kepada orang orang yang kita kenal di masa lalu..
untuk ini...almarhumm ibu mertua saya...sangat menekankan untuk silaturahmi.
Saat saya menjenguk orang sakit, menengok keluarga yang punya bayi,dll...saya selalu mendapat berita dr si empunya rumah...bahwa >."Ibu mu wis mau,wingi...tindak mrene..."

Ernut mengatakan...

@bundadyah: wah..mantu kalah cepet :)

~Srex~ mengatakan...

Pagi mbak...berkunjung, mencari menu sayur yg baru.....

Ernut mengatakan...

@srex: wah sungguh memancing, aku lari ke TKP masih si biyung yang ada!

~Srex~ mengatakan...

berkunjug di pagi hari ke kebun yang indah, mencari inspirasi baru buat hari2 ku......
belum ada....*sigh
ya udah ku baca lagi aja posting2 sebelumnya...hehehehhh

Ernut mengatakan...

@srex: kisah sang komandan yg sedang kurang kerjaan :)