Kamis, April 09, 2009

Mengejar Hak PiliH..

Perjuangan Yangti...

Sungguh cukup berliku perjuangan Yangti dalam usahanya untuk tetap mempergunakan hak pilih di pemilu 2009 ini. Yangti sampai menerima pujian dari petugas pemilu di TPS, kata petugas tersebut: "Luar biasa semangat Yangti, sudah udzur tapi pantang mundur...saya prihatin dengan generasi muda yang pada hari pemilu justru memilih tidur..."..

Bagaimana cerita perjuangan Yangti? Berhasilkah beliau mengejar hak pilihnya?

Pada hari Senin, tiga hari menjelang hari-H, surat undangan dan surat keterangan pindah tempat memilih yang dikirim oleh panitia Solo diterima Yangti di susuh Jakarta. Khawatir waktu tak terkejar, maka pada hari itu juga saya langsung setor dan laporkan dokumen Yangti ke tempat saya terdaftar sebagai pemilih. Sayang saya tidak bertemu dengan ketua panitianya, dokumen saya titip ke anggota panitia.

"Betul bisa ya pak, ibu saya memilih di sini?" tanya saya memastikan.

"Bisa bu, hari Kamis langsung saja datang ke TPS" jawab petugas meyakinkan.


Singkat cerita, pada hari-H, saya, suami dan Yangti menuju ke TPS pagi-pagi. Saya dan suami akhirnya dapat giliran memilih. Kok Yangti belum dipanggil juga? Wah..ada apa ini? Segera saya bertanya ke panitia, ternyata jawabnya agak membuat kaget: "Maaf bu, dokumen ibunda ibu harus disahkan dulu di kelurahan, kemudian akan diberitahu di mana bisa ikut numpang menyontreng"....Oalah pak...kenapa ndak diberitahu sebelumnya? Katanya tinggal datang ke TPS!

Tak ada gunanya kesal dan menggerutu. Segera kami menuju ke kelurahan. Di sana memang stand by petugas pemilu. Beruntung pengesahan dokumen dapat cepat diurus oleh suami. Hanya saja, TPS yang ditunjuk adalah TPS 84. Wah di mana itu? Itu bukan TPS tempat saya menyontreng tadi...

Ya sudah, akhirnya kami menuju ke TPS 84, lumayan jauh lokasinya dan ada penggalan jalan yang tidak bisa dilewati mobil, tetapi harus berjalan kaki, melewati rumah padat penduduk, melewati pasar...padahal Yangti belum sehat benar...

Akhirnya dari kejauhan terlihat kerumunan, setelah kami mendekat..woo... ternyata bukan TPS 84 tapi 82, TPS 84 masih sonoan dikit...Dengan tertatih Yangti melanjutkan berjalan kaki..
Akhirnya sampai di TPS 84,
Akhirnya mengisi daftar absensi,
Akhirnya menunggu giliran,
Akhirnya di panggil,
Akhirnya nyontreng!!
Alhamdulillah.....

"Yangti milih siapa tadi?" tanya Ulin, si cucu..
"Yo mbuh tadi, calegnya Yangti ndak ada yang kenal!"


Tak penting siapa yang dipilih Yangti, yang penting Yangti telah mengejar hak pilihnya dan berhasil! Buktinya, jari kelingking tirusnya telah tertandai tinta pemilu! Salud buat Yangti.....



39 komentar:

G mengatakan...

Luarbiasa YangTi! (^__^)

Erik94970 mengatakan...

Wah salut buat Yanti-nya.
Ibu saya juga begitu, begitu semangat ingin cepat cepat mencontreng. Padahal maunya saya nunggu agak sepi dulu.
Ternyata orangtuakita malah lebih semangat ya

Pondokku

DE mengatakan...

bagaimana yg nggak nyontreng hari ini saat baca postingan apikmu ini mbak ? aku suka foto2 tangan YAngti dgn background daun2 cantik !

ciwir mengatakan...

akhirnya... saya nggak milih

Ernut mengatakan...

@G: tos!

@erik: iya, betul mas..

@DE: adikky aja ya ndak terdaptar! Btw, yg tangan Yangti yo poto terkahir, gambar lainnya itu drijiku mbak hehe..

@ciwir: well?

Arman mengatakan...

waduh hebat amat perjuangannya yang ti... salut deh... :)

Narti mengatakan...

semangat Yangti, luar biasa... salam buat Yangti njih...n salam kenal mbak.

Ernut mengatakan...

@arman: sing penting yangti sehat, mas!

@narti: tq udah mampir, salam kenal juga mbak!

Soeryani Atmadja mengatakan...

Yangti hebad. Kalo saya, belum tentu bisa punya semangat yg begitu. Salam ya buat Yangti, moga2 cepat sembuh sepenuhnya...

Dian Manginta mengatakan...

Hello,

Nice work. Ngingetin kita ini bangsa pejuang, ya?....

Aku juga punya tulisan/photo soal Pemilu kemarin. Lihat di sini, ya?.
Kalo photonya, aku taruh di di facebook-ku .

Thanks,
D-

Ernut mengatakan...

@soeryani: tq, mbak...

@dian: tq udah mampir...

Ivana mengatakan...

Manteeppp...salut saya...juga salut sama yang nulis,hehehe

Ernut mengatakan...

@ivana: wele..wele,,tq Iv!

rizky mengatakan...

ya alloh, luthu.. wkekekek posol sekalai ya yangtinya, saya sampai salut dan tersinggu sebagai anak muda tak melakukan hak pilihnya :(

kata2 petugas TPS itu lho: "Luar biasa semangat Yangti, sudah udzur tapi pantang mundur...saya prihatin dengan generasi muda yang pada hari pemilu justru memilih tidur..."

itu sangat menyinggu sayah seklai :(

menagis di pojokan,, karena di sindir oleh petugas TPSnya hiks' hiks

Sekar Lawu mengatakan...

Jemari YangTi mucuk eri, drijimu mucuk bung...

Seno mengatakan...

wah kalo disini malah banyak yang terdarftar sebagai DPT padahal mereka itu pemilih di pemilu 2004 hiks..

Ernut mengatakan...

@rizky: ayo anak muda, bangun dari tidurmu, mbesuk ikut pemilu yg pilpres ya!

@ayik: yo mens to, pucuk bung malah iso dimangsak dadi lunpia!

@seno: wala...daftar jadul ya! ngemeng2 mas seno nyontreng pora, terus terang ae mas..

Tuti Nonka mengatakan...

Asyik .... parade jari lentik (yang berlepotan tinta ... hihihi ...). Itu jari-jemari yang kukunya dicat oranye dan yang satu berlepotan tinta, pasti jari jemarinya petugas KPPS ya ... qiqiqi ...

Ernut mengatakan...

@ayik & tuti: Yik, mbak tut aja bilang jemari lentik, kwe kok bilang mucung bung, maksudmu opo? (mendelik)

Sekar Lawu mengatakan...

drijine Ernut mucuk bung...enak dilodeh...qiqiqi (kapokmu kapan aku ora wedi mbok pendeliki...)

Ernut mengatakan...

@ayik: aku ngalah ae karo wong rodo wheng! qiqi

kenny mengatakan...

top markotop deh yang ti

suwung mengatakan...

jadi malu ma yang ti suer

antown mengatakan...

tebak2an tangan siapa hayo hehe..
aku gak ikut nyontreng mbak

Ernut mengatakan...

@kenny: hayoo ada yg ndak nyontreng di Penang...

@suwung: kok malu? ndak nyontreng ya?

@antown: wahai anak muda, knapa dirimu ndak nyontreng, nak?

Sumuk mengatakan...

wah .. kurang teliti aku ya mbak, lha tangannya Yangti khan nggak pakai background daun2 ya ^_^ sorry bu

panase neng kene mbak, kudu ngligo terus aku, asyik seh iso suwe ning kebon terus ^_^

Ramon mengatakan...

ikut bangga dengan perjuangan yangti

makanya kemarin saya ikut milih... walaupun nggak yakin bener mau milih mana...

Ernut mengatakan...

@mbak sumuk: horok mbak, kok ngligo ki piye to? jadi saiki sumuk ya? kampung yg aneh, baru kemarin mbak sumuk kademen kok sekarang kesumuken!

Ernut mengatakan...

@ramon: pokoke sing penting nyontreng dulu deh...

mommy adit mengatakan...

Benar2 luar biasa YangTi! krn saya termasuk yg tidur di kamar... Terkapar tak berdaya, hyper-emesis, tidak mau mandi, tidak mau makan, tidak mau jalan.. akhirnya Adit & ayah aja yg ke TPS...

DzN mengatakan...

Waduh,
Saya akhirny cuma nyontreng yang ada fotony tuh. Hahaha...
Abiz bingung sama yg lainny.

Ernut mengatakan...

@mommy adit: itu bawaan orok, apa bawaan emak siy?

@DzN: sing penting yontreng deh!

Felicity mengatakan...

Weleh2x salut.... Yangti ternyata memiliki kesadaran sebagai warga negara yang tinggi... :D

Ernut mengatakan...

@felicity: ayo, jangan mau kalah!

Nyante Aza Lae mengatakan...

Alhamdulillah
dq gak pernah menyia-nyiakan hak pilihku........

Ernut mengatakan...

@lae: syukurlah, anak muda..

Anonim mengatakan...

...please where can I buy a unicorn?

Anonim mengatakan...

...please where can I buy a unicorn?

Anonim mengatakan...

I will know, I thank for the information.