
Agar tidak lembab (mengingat lokasi yang terjepit dua bangunan masif) maka dibuat taman kering saja. Dasar taman kering ditaburi batu koral aneka warna (para batu itu aku sendiri yang beli ke toko batu, sempoyongan beli berkarung-karung...sebuah perjuangan bikin susuh!

Untuk menambah kesan kering, lahan antara teras dengan taman ditaburi pasir bali..pasir yang lembut kalau diinjak tetapi tidak pada lengket di kaki. Hanya saja pasir ini kami gelar kalau musim kemarau saja...soalnya kalau musim hujan suka kena guyuran hujan sehingga pasir bisa kotor kena cipratan tanah dari balik batu taman kering tadi...selain itu..pasir yang lembab kuatir malah jadi sarang cacing...hhiii..

Sebagai pemanis, ada zebra dan sapi, adalah asongan yang kami beli di semarang saat acara semacam sekatenan. Tapi dua binatang itu kami pajang sementara saja, pas CK terima arisan. Setelah arisan kelar, masuk lagi ke dalam. Soalnya..dua binatang itu sebetulnya celengan...laiknya celengan di dalam perutnya ada harta qorun

Tidak ada komentar:
Posting Komentar