Selasa, November 11, 2008

Kura-Kura Dalam Prau...

Setiap kali hujan deras mengguyur susuh, maka kolam menjadi penuh air hujan dan kotor. Agar penghuni kolam tidak mabok, maka begitu hujan kelar, kolam harus segera dikuras sehingga airnya kembali bersih. Siapa penghuni kolam susuh? Beberapa kura-kura dan beberapa jenis ikan.
Franklin, adalah ketua kura-kura, karena secara fisik dia paling bongsor. Franklin punya kebiasaan aneh, sering dia nangkring di atas patung kura-kura yang ada di tengah kolam, berjemur katanya. Kakinya suka diangkat satu. Lucu. Saya sering diam-diam memotret gayanya. Sekali ini, saat ambil gambarnya saya jadi teringat pepatah kura-kura dalam perahu, alias pura-pura tidak tahu. Pernahkah sohib berkeadaan kura-kura dalam perahu?

*pas photo Franklin*
Kemarin sore saya pergi arisan RT, bareng dengan tetangga seorang ibu yang sudah sepuh. Pada saat sudah setengah jalan, anak si ibu memanggil-manggil dari kejauhan, berusaha menyusul dan mohon ditunggu. Tapi si ibu cuek saja dan terus berjalan. Setelah berhasil menyusul, si anak berbisik ke saya: "ppsst..mbak, ibu sedang marah...ini titip uang arisan ibu ya, ibu belum bawa". Saya tersenyum mengangguk dan melanjutkan perjalanan bersama si ibu sepuh, seolah tidak terjadi apa. Saya kura-kura dalam perahu saja, toh persoalan mereka berdua saya tidak berkepentingan untuk mengetahuinya...


*beberapa teman Franklin*



12 komentar:

Meidy mengatakan...

yg bener emang harus 'kura-kura dalam prau' mb.. kan ga mgkn prau dalam kura-kura.. hihihi.. ga nyambung ya mb.. :)

Erik mengatakan...

Namanya kok Franklin? Mirip Franklin D Roosevelt ya

Nanti dimarah Mbak Nita.

Elys Welt mengatakan...

pura2 dalam perahu ? pernah dong mbak, namanya juga manusia hihihi

kemarin aku mau posting soal kura2 yg lagi kruntelan, sih males ngotak-atik potone

itu umur si franklin berapa tahun ya ?

nita mengatakan...

si franklin kura indo blasteran ya. namanya ganteng...eh, keren. pernah digigit gak jeung

Rul mengatakan...

Jadi ingat denbagus minta kura-kura belum saya belikan. Lha wong nggak ada tempat untuk memeliharanya.. Dikasih makan apa sih mbak? (ini bukan "kura-kura dalam prau" loh.. tenanan takone) :-)

Ernut mengatakan...

@meidy: kaluk prau dalam kura-kura,,bener2 prau tak tau diri qiqiqi

@erik: dia blasteran mas..jawab mbak nita.

@ely: lho rak tenan mbak, aku sepertinya soulmate-mu deh pingin posting hal yg sama..(hehe ora nggenah). Franklin udah akil balik, mbak.

@nita: digigit? ya belum pernah dong, gila apa? hehe..

Ernut mengatakan...

@Rul: Thotholan Franklin cs gampang, pelet khusus kura2, tapi pelet ikan dia juga doyan..

seno mengatakan...

A: Apa bahasa Jepangnya ibu-ibu hamil berenang?

B: G tahu?

A: Jawabannya adalah "Kukira kura-kura"

kaburrrr....

Sekar Lawu mengatakan...

pura-pura ladam kerahu...

rupa-rupa kangu nggak tahu

(lhah kok, verivikasi kata dibawah bunyine Undis..., celdam ? pura2 dalam perahu)

Ernut mengatakan...

@ayik: kwe ndagel opo to yik aku ra mudeng..hehe, tapi aku malah ngekek mergo ra mudeng...

Nyante Aza Lae mengatakan...

kura-kura tidak tau...pura-pura dalam perahu...hiks..cabut.....

Caroline Sutrisno mengatakan...

wah, si ibuk lagi marah sampe lupa bawak uang arisan. hehehe...